Jakarta - Bellaetrix Manuputty hanya mempunyai waktu enam bulan untuk membuktikan keseriusannya sebagai pemain nasional. Pelatih tunggal putri Edwin Iriawan memberi pilihan bertahan atau out dari Cipayung kepada Bella.
Bella tengah dibekap cedera lutut. Dia harus masuk ruang perawatan setelah menghadapi pemain tuan rumah Shung Shuo Yung pada babak kedua Taiwan Terbuka, Oktober 2015. Artinya, sudah empat bulan dia belum juga pulih.
Sejak itu, Bella belum kembali turun ke lapangan. Imbasnya peringkat Bella terjun bebas ke urutan 133 dunia.
Dari masukan tim medis PBSI, Edwin menyebut Bella masih butuh pemulihan hingga beberapa bulan ke depan. Utamanya untuk mengembalikan kepercayaan dirinya lagi. Edwin sendiri mematok target kepada Bella untuk bisa kembali menunjukkan upaya sebagai pemain pelatnas dalam jangka waktu enam bulan ke depan.
"Saat ini, Bella masih di sini. Dia belum fit. Saya memberikan toleransi dalam jangka waktu enam bulan. Enam bulan ke depan akan ada keputusan dia tetap di sini atau out," kata Edwin.
"Durasi itu berdasarkan pertimbangan dari dokter PBSI. Saya ingin semua pemain menunjukkan uapaya mau menjadi juara, mau meraih gelar, di pelatnas. Bukan sudah santai setelah masuk pelatnas," ucap dia.
Dengan cedera itu, Bella yang pada 11 Oktober tahun ini akan berusia 28 tahun sudah kehilangan kesempatan untuk tampil di Piala Uber--baik kualifikasi ataupun final--dan tampil di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
"Dengan pengalaman melatih di India sebelum ke pelatnas ini, saya melihat ada perbedaan cukup mendalam. Para pemain India itu sangat rajin, lebih fokus dan berkonsentrasi," ujar Edwin.
0 comments:
Post a Comment