Samsung Electronics semakin siap untuk menjadi perusahaan
supplier pabrikan otomotif yang lebih besar.
Melansir Reuters, Jumat (30/10/2015), sejauh ini, diketahui bahwa perusahaan pembuat
smartphone terbesar di dunia itu telah melakukan serangkaian riset dan pengembangan dalam hal teknologi otomotif.
Sejak 2010 hingga 2013, terdaftar ada 1.804 paten yang diajukan Samsung yang berkaitan dengan kendaraan listrik dan komponen kelistrikan. Terakhir, pada Oktober lalu mereka memperkenalkan paten keselamatan di Singapura.
Salah satu hasil yang paling signifikan adalah smartphone connectivity dan entertainment systems
. Menurut analis Dominique Bonte, analis dari ABI Research jumlah nilai teknologi ini mencapai angka US$ 500 miliar.
BACA JUGA
BMW Gandeng Samsung Garap Mobil Listrik
Gandeng Renault, Samsung Bikin Mobil Sedan
Samsung sendiri pertama kali menyatakan diri terjun ke industri otomotif pada 2010, dengan menjadikan baterai mobil sebagai salah satu
core business
-nya. Saat ini, baterainya itu sudah menjadi yang terlaris nomor 6 di dunia.
Tahun lalu, baterai Samsung jadi komponen penting saat BMW mengembangkan mobil listrik. Baterai lithium-ion ini juga digunakan oleh Chrysler dan Volkswagen.
Perusahaan teknologi dalam beberapa tahun terakhir memang banyak menjalin kerja sama dengan pabrikan otomotif, misalnya LG dengan General Motors. Nvidia Corp juga berencana sediakan
chip untuk 30 juta mobil dalam 4 tahun ke depan.
Bahkan, ada pula yang berencana membuat mobil mandiri. Misalnya Apple dan Google. Samsung sendiri belum terindikasi akan mengarah ke tujuan yang sama.
0 comments:
Post a Comment